Perawat di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat Namun Positif Corona - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Berita Tuek. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Perawat di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat Namun Positif Corona yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Kabar duka menyelimuti pekerja medis di Jawa Timur. Seorang perawat bernama Vivitra meninggal dunia saat dirawat di RSAL Surabaya, Jawa Timur, dini hari itadi. Ia meninggal beberapa hari setelah melahirkan karena Covid-19.
Namun hal yang lebih menyedihkan, bayi yang baru dilahirkan pada tanggal 22 Juni 2020 lalu itu juga dinyatakan positif Covid-19.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Nursalam mengatakan, Vivitra masuk di RSAL Surabaya pertengahan Juni lalu. Ia terkonfirmasi positif corona dalam kondisi hamil delapan bulan.Vivitra melahirkan dengan cara caesar.
"Tanggal 22 dioperasi, bayinya dilahirkan dengan sectio. Anak laki-laki dan juga positif Covid-19. Kemudian hari ini tadi (ibunya) meninggal," katanya seperti dikutip dari Vivanews.
Nursalam menambahkan, bayinya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSAL dr Ramelan Surabaya.
"Kondisi bayinya pakai ventilatornya anak-anak gitu. Jadi ya kondisinya kritis juga di ruang NICU ruang intensifnya untuk bayi," ungkap Nursalam.[law-justice]
BERITA PILIHAN PEMBACA :
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Perawat di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat Namun Positif Corona yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Kabar duka menyelimuti pekerja medis di Jawa Timur. Seorang perawat bernama Vivitra meninggal dunia saat dirawat di RSAL Surabaya, Jawa Timur, dini hari itadi. Ia meninggal beberapa hari setelah melahirkan karena Covid-19.
Namun hal yang lebih menyedihkan, bayi yang baru dilahirkan pada tanggal 22 Juni 2020 lalu itu juga dinyatakan positif Covid-19.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur, Nursalam mengatakan, Vivitra masuk di RSAL Surabaya pertengahan Juni lalu. Ia terkonfirmasi positif corona dalam kondisi hamil delapan bulan.Vivitra melahirkan dengan cara caesar.
"Tanggal 22 dioperasi, bayinya dilahirkan dengan sectio. Anak laki-laki dan juga positif Covid-19. Kemudian hari ini tadi (ibunya) meninggal," katanya seperti dikutip dari Vivanews.
Nursalam menambahkan, bayinya saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSAL dr Ramelan Surabaya.
"Kondisi bayinya pakai ventilatornya anak-anak gitu. Jadi ya kondisinya kritis juga di ruang NICU ruang intensifnya untuk bayi," ungkap Nursalam.[law-justice]
BERITA PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Itulah tadi informasi tentang Perawat di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat Namun Positif Corona yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat menjawab rasa penasaran Anda, tentang tentang berita yang mungkin sedang Anda cari.
Jika dirasa berita yang kami sampaikan membawa manfaat, silahkan bantu kami untuk berbagi kepada teman-teman yang lain, melalui media sosial yang ada dibawah artikel ini.
Kedepannya kami akan terus mengupdate dan berbagi informasi terkini atau berita terbaru di sekeliling kita, untuk itu terus pantengin situs ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke situs Berita Tuek ini. Sampai ketemu di berita berikutnya.
Komentar
Posting Komentar