Gagal Untung Di Saat BBM Tidak Turun, Semua Direksi Dan Komisaris Pertamina Wajib Out - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Berita Tuek. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Gagal Untung Di Saat BBM Tidak Turun, Semua Direksi Dan Komisaris Pertamina Wajib Out yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Seluruh direksi dan komisaris PT Pertamina (Persero) harus segera dipecat karena telah merugikan rakyat bahkan merugikan keuangan negara.
Begitu kata Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menyoroti banyaknya persoalan di tubuh perusahaan plat merah itu.
Pertama-tama, Satyo mengatakan bahwa Pertamina telah mencurangi publik, bahkan Ombudsman RI di kala harga BBM tak kunjung turun meskipun harga minyak dunia anjlok sejak Januari 2020.
"Alasan direksi Pertamina disampaikan kepada Ombudsman RI bahwa penurunan harga BBM bisa membuat rugi besar sehingga tak mungkin BBM diturunkan," ujar Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/8).
Namun demikian, kata mantan Sekjen ProDEM ini melihat bahwa alasan direksi dan komisaris Pertamina di hadapan Ombudsman RI itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Sebab, Pertamina tetap mengalami kerugian hingga Rp 11,33 triliun pada semester 1-2020, sekalipun harga BBM tidak diturunkan.
“Saatnya seluruh direksi dan komisaris Pertamina dipecat sebab alasan didepan Ombudsman RI tidak bisa dipertanggung jawabkan. Meskipun harga BBM nggak turun, faktanya Pertamina tetap merugi," pungkas Satyo.(rmol)
BERITA PILIHAN PEMBACA :
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Gagal Untung Di Saat BBM Tidak Turun, Semua Direksi Dan Komisaris Pertamina Wajib Out yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

Seluruh direksi dan komisaris PT Pertamina (Persero) harus segera dipecat karena telah merugikan rakyat bahkan merugikan keuangan negara.
Begitu kata Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menyoroti banyaknya persoalan di tubuh perusahaan plat merah itu.
Pertama-tama, Satyo mengatakan bahwa Pertamina telah mencurangi publik, bahkan Ombudsman RI di kala harga BBM tak kunjung turun meskipun harga minyak dunia anjlok sejak Januari 2020.
"Alasan direksi Pertamina disampaikan kepada Ombudsman RI bahwa penurunan harga BBM bisa membuat rugi besar sehingga tak mungkin BBM diturunkan," ujar Satyo Purwanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/8).
Namun demikian, kata mantan Sekjen ProDEM ini melihat bahwa alasan direksi dan komisaris Pertamina di hadapan Ombudsman RI itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Sebab, Pertamina tetap mengalami kerugian hingga Rp 11,33 triliun pada semester 1-2020, sekalipun harga BBM tidak diturunkan.
“Saatnya seluruh direksi dan komisaris Pertamina dipecat sebab alasan didepan Ombudsman RI tidak bisa dipertanggung jawabkan. Meskipun harga BBM nggak turun, faktanya Pertamina tetap merugi," pungkas Satyo.(rmol)
BERITA PILIHAN PEMBACA :
Memuat...
Itulah tadi informasi tentang Gagal Untung Di Saat BBM Tidak Turun, Semua Direksi Dan Komisaris Pertamina Wajib Out yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat menjawab rasa penasaran Anda, tentang tentang berita yang mungkin sedang Anda cari.
Jika dirasa berita yang kami sampaikan membawa manfaat, silahkan bantu kami untuk berbagi kepada teman-teman yang lain, melalui media sosial yang ada dibawah artikel ini.
Kedepannya kami akan terus mengupdate dan berbagi informasi terkini atau berita terbaru di sekeliling kita, untuk itu terus pantengin situs ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke situs Berita Tuek ini. Sampai ketemu di berita berikutnya.
Komentar
Posting Komentar