Pengamat: Digaji Besar Hanya Komentari Banjir Jakarta, Bubarkan BPIP! - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Berita Tuek. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Pengamat: Digaji Besar Hanya Komentari Banjir Jakarta, Bubarkan BPIP! yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
KONTENISLAM.COM - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo digaji besar dan hanya mengomentari banjir Jakarta lebih baik lembaga tersebut dibubarkan.
Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Pengamat: Digaji Besar Hanya Komentari Banjir Jakarta, Bubarkan BPIP! yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.
KONTENISLAM.COM - Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo digaji besar dan hanya mengomentari banjir Jakarta lebih baik lembaga tersebut dibubarkan.
Demikian dikatakan pengamat politik Nazar El Mahfudzi, Selasa (23/2/2021).
“BPIP banyak disorot dari rakyat dan hanya menghabiskan uang negara,” papar Nazar.
Kata Nazar, kasus korupsi mulai dari Jiwasraya sampai bansos yang melibatkan kader PDIP yang jelas melanggar Pancasila tidak dikomentari BPIP.
“BPIP hanya jualan isu radikal, fundamentalis, khilafah. Padahal ancaman Pancasila berupa utang luar negeri yang menumpuk, korupsi dan ketidakadilan di bumi Indonesia,” papar Nazar.
Menurut Nazar, BPIP mencoba menjadi tafsir tunggal Pancasila untuk kepentingan penguasa.
“Kasus pelanggaran HAM terhadap 6 Laskar FPI yang sangat jelas bertentangan dengan Pancasila BPIP hanya diam saja. Kasus perampasan tanah adat oleh korporasi tidak dikomentari BPIP,” jelas Nazar.
Kata Alumni pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), BPIP menjadi buzzerRp yang hanya mengomentari banjir ibu kota.
“BPIP tidak lebih seperti gerombolan Denny Siregar yang selalu membuat kericuhan,” pungkasnya.
Romo Benny Susetyo memberikan penjelasan terkiat komentarnya mengenai banjir di DKI Jakarta.
Romo Benny menyebut kapasitas dia dalam membahas banjir dan peradaban alam itu sebagai budayawan, bukan perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Penjelasan Romo Benny itu diunggah oleh akun YouTube RKN Media berjudul ‘Kenapa Banjir Masih Ada di Jakarta!!!’ yang diunggah, 21 Februari 2021.
Dalam wawancara itu, Romo Benny disebut sebagai perwakilan dari BPIP. Romo Benny telah mengizinkan pernyataan dalam YouTube itu untuk dikutip.
“Kan saya bukan sebagai staf khusus (Dewan Pembina BPIP), saya sebagai budayawan, saya bicara keadaban banjir, dan banjirnya kan tidak hanya Jakarta, tapi Kalimantan Selatan,” ujar Romo Benny saat dihubungi, Selasa (23/2/2021).
[Sumber: SuaraNasional]
BERITA PILIHAN PEMBACA :Oalah bisa aje ente ngeles mirip anak TK yang kepingin permen. Ketika ente jadi pejabat publik maka apapun ocehannya include dengan jabatanmu, kalau mau disebut budayawan maka mundur ente dari stafsus BPIP itu, mana mungkin mundur wong gajinya gede kerja ongkang² kaki ya kan ?🤪 pic.twitter.com/GqeXZeeei7
— IG : Nicho Silalahi. YT : Migran TV (@Nicho_Silalahi) February 23, 2021
Memuat...
Itulah tadi informasi tentang Pengamat: Digaji Besar Hanya Komentari Banjir Jakarta, Bubarkan BPIP! yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat menjawab rasa penasaran Anda, tentang tentang berita yang mungkin sedang Anda cari.
Jika dirasa berita yang kami sampaikan membawa manfaat, silahkan bantu kami untuk berbagi kepada teman-teman yang lain, melalui media sosial yang ada dibawah artikel ini.
Kedepannya kami akan terus mengupdate dan berbagi informasi terkini atau berita terbaru di sekeliling kita, untuk itu terus pantengin situs ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke situs Berita Tuek ini. Sampai ketemu di berita berikutnya.

Komentar
Posting Komentar