Protes Toa Masjid, Warga Lintasi Rumah Zaskia Mecca: Bangunin Sahur Diomelin

Protes Toa Masjid, Warga Lintasi Rumah Zaskia Mecca: Bangunin Sahur Diomelin - Hai Sobat pembaca semuanya, salam sejahtera kami ucapkan untuk para sobat Pembaca Berita Tuek. Semoga Allah selalu melindungi kita semua dan memberikan Rahmat dan hidayahNya sehingga sobat bisa meluangkan waktu untuk mampir di situs kami ini.

Di kesempatan ini kita akan mengupas tentang Protes Toa Masjid, Warga Lintasi Rumah Zaskia Mecca: Bangunin Sahur Diomelin yang mungkin sedang sobat cari, dan kami sudah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk dapat Sobat baca dan ambil informasi didalamnya. Semoga postingan kami kali ini dapat membawa manfaat untuk Sobat semuanya, oke selamat membaca.

KONTENISLAM.COM - Rumah Zaskia Adya Mecca baru saja diisengi segerombolan remaja saat membangunkan sahur dini hari Sabtu. Mereka dengan kerasnya bernyanyi sambil menabuh drum dan membunyikan petasan.

Aksi para remaja ini sebagai respons atas komplain istri Hanung Bramantyo itu terkait toa masjid untuk bangunin sahur.

Aksi para remaja itu terekam di kamera Zaskia Adya Mecca. Ia pun lantas menggunggah ke akun Instagram miliknya.

Dalam video unggahannya, segerombolan bocah itu kompak menyanyikan lirik yang berbunyi: 

"Bangunin sahur diomelin. Nggak dibangunin, kesiangan". 

[Video]
 

BERITA PILIHAN PEMBACA :
Memuat...

Itulah tadi informasi tentang Protes Toa Masjid, Warga Lintasi Rumah Zaskia Mecca: Bangunin Sahur Diomelin yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat menjawab rasa penasaran Anda, tentang tentang berita yang mungkin sedang Anda cari.

Jika dirasa berita yang kami sampaikan membawa manfaat, silahkan bantu kami untuk berbagi kepada teman-teman yang lain, melalui media sosial yang ada dibawah artikel ini.

Kedepannya kami akan terus mengupdate dan berbagi informasi terkini atau berita terbaru di sekeliling kita, untuk itu terus pantengin situs ini. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke situs Berita Tuek ini. Sampai ketemu di berita berikutnya.

Komentar